Scroll untuk baca artikel
Novel

14 Lampu Jalan Mati Sebulan, Jalur Protokol Aek Batu Gelap Gulita.

28
×

14 Lampu Jalan Mati Sebulan, Jalur Protokol Aek Batu Gelap Gulita.

Sebarkan artikel ini

14 Lampu Jalan Mati Sebulan, Jalur Protokol Aek Batu Gelap Gulita.

Labusel,Harian.co.id

Kondisi penerangan di sepanjang jalan protokol Aek Batu Desa Asam Jawa kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), menjadi perhatian warga.

Sebanyak 14 titik lampu penerangan jalan dilaporkan padam dan telah berlangsung sekitar satu bulan.

Lampu-lampu yang mati tersebut berada di sepanjang ruas jalan mulai dari depan Masjid Baitul Rahman hingga simpang PT Asam Jawa, dengan panjang sekitar satu kilometer. Pada malam hari, kondisi ruas jalan tersebut tampak gelap karena minimnya penerangan.

Padahal, kawasan ini merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Aek Batu. Di sepanjang ruas jalan tersebut terdapat berbagai usaha warga, mulai dari rumah makan,Apotek, Ponsel,toko sembako, penjual bakso, nasi lalapan, martabak, hingga beragam usaha kuliner lainnya.

Keberadaan para pedagang tersebut membuat kawasan ini ramai terutama pada sore hingga malam hari. Namun, padamnya lampu penerangan jalan membuat suasana di sepanjang ruas jalan menjadi kurang terang. Cahaya yang terlihat pada malam hari sebagian besar hanya berasal dari tempat usaha dan pedagang kuliner yang berada di sepanjang jalan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi kenyamanan dan keamanan masyarakat yang melintas maupun warga yang menjalankan aktivitas usaha pada malam hari.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat menindaklanjuti kondisi tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar lampu penerangan pada tiang-tiang PLN di sepanjang ruas jalan tersebut dapat kembali berfungsi.

Dengan kembali berfungsinya lampu penerangan jalan, masyarakat berharap kawasan sepanjang satu kilometer itu dapat kembali terang, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi warga yang menggantungkan pendapatan dari usaha sehari-hari di kawasan tersebut.(JC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *