Scroll untuk baca artikel
TNI-Polri

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Jenguk Mahasiswa Korban Demo, Janji Usut Tuntas Pelaku

9
×

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Jenguk Mahasiswa Korban Demo, Janji Usut Tuntas Pelaku

Sebarkan artikel ini

Foto: sumber akun Facebook Kapolda Riau 

PEKANBARU, Harian co id – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan jenguk Muhammad Lutfi, mahasiswa korban insiden saat aksi unjuk rasa, di RS Awal Bros Pekanbaru, Kamis 25/6/2026. Kapolda pastikan perawatan maksimal & perintahkan Propam-Reskrim usut tuntas pelaku tanpa pandang bulu.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan langsung datang ke RS Awal Bros Pekanbaru untuk menengok Muhammad Lutfi yang terluka saat penyampaian pendapat di muka umum.

“Hari ini saya datang langsung ke RS Awal Bros untuk menengok saudara kita, adik kita, anak kita Muhammad Lutfi. Memastikan kondisi kesehatan & penanganan medis terlayani baik, sekaligus dukungan moril,” kata Herry, Kamis 25/6/2026.

Hasil bincang dengan orang tua, kondisi Lutfi alhamdulillah berangsur membaik dan diperkirakan bisa lanjut rawat jalan dalam beberapa hari ke depan.

Kapolda sampaikan prihatin atas insiden. Ia tegas kebebasan menyampaikan pendapat dilindungi konstitusi sepanjang dilakukan benar, bertanggung jawab, tanpa anarkis/kekerasan.

“Saya perintahkan Propam & Reskrim untuk menyelidiki. Apakah SOP pengamanan sudah sesuai atau tidak. Pelakunya anggota saya, pihak lain, atau penyusup harus jelas. Kalau salah ya salah, titik. Saya bertanggung jawab kalau anggota saya salah,” tegasnya.

Propam kini periksa seluruh rangkaian pengamanan aksi dari apel kesiapan hingga selesai. Reskrim diminta ungkap pelaku penyebab Lutfi terluka.

Kapolda apresiasi langkah IMM & Aliansi Cipayung Plus Pekanbaru yang lapor ke Polda Riau. Menurutnya itu bentuk kepercayaan mahasiswa ke mekanisme hukum.

“Ini menunjukkan adik-adik mahasiswa masih percaya proses penegakan hukum. Jadi tanggung jawab kami kerja profesional, transparan, akuntabel ungkap fakta sebenarnya,” ujarnya.

Kapolda minta semua pihak tahan diri, jangan bangun opini sebelum penyelidikan selesai. “Mahasiswa aset strategis bangsa & mitra kepolisian. Setiap aksi harus dapat perlindungan & pengawalan baik,” pungkasnya.

 

Sumber: Press Release Bidhumas Polda Riau No. 267/VI/HUM.6.1.1/2026, 26/6/2026 | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *