Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-I Perkumpulan Badan Advokasi Indonesia (BAI) berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Oakwood Hotel & Apartment, TMII, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Jakarta, 27 Juni 2026 — Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-I Perkumpulan Badan Advokasi Indonesia (BAI) berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Oakwood Hotel & Apartment, TMII, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars BAI yang dipimpin oleh Abdul Azis, dengan dirigen Rahayu, SE., M.M, diikuti seluruh peserta yang berdiri dengan penuh khidmat.

Selanjutnya, Ketua Panitia Pelaksana, Dian Wibowo, S.H, menyampaikan laporan kegiatan Munas yang menegaskan pentingnya forum ini sebagai momentum konsolidasi nasional organisasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah tokoh nasional dan pejabat penting, di antaranya Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Dr. Widodo, S.H., M.H, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Prof. (H.C) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum (atau yang mewakili), serta perwakilan Kesbangpol DKI Jakarta, Muhammad Matsani, S.Sos., M.Si.

Pembukaan resmi MUNAS I BAI dilakukan oleh Ketua Umum BAI, yang menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat peran advokasi hukum yang profesional dan berintegritas di Indonesia.
Memasuki sidang organisasi, pimpinan sidang sementara dipimpin oleh Dewan Pendiri yang terdiri dari Zulfikar, S.H., M.H, Yusuf Pasaribu, S.H, Abah Anom, S.H, dan Ridwan Abdullah, S.H. Keempat Dewan Pendiri tersebut kemudian maju ke depan untuk memimpin jalannya sidang awal serta menetapkan pimpinan sidang tetap.

Pimpinan sidang Munas I selanjutnya membuka persidangan secara resmi dan membacakan tata tertib sidang yang kemudian disetujui oleh seluruh peserta Munas sebagai dasar pelaksanaan sidang yang demokratis dan transparan.

Rangkaian kegiatan Munas I BAI ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah organisasi ke depan, sekaligus memperkuat struktur kepemimpinan dan tata kelola organisasi yang lebih solid.
Dengan keterlibatan tokoh-tokoh nasional serta Dewan Pendiri yang berpengalaman, BAI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan advokasi hukum yang berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.(H.01)











