Semangat Berbagi Idul Adha, DPD BAI Sumut Tebar Kepedulian Lewat Kurban Lembu.(foto/ist)
Medan Marelan | Harian.co.id, –Nuansa khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan penyembelihan hewan kurban oleh Keluarga Besar Dewan Pimpinan Daerah Badan Advokasi Indonesia (DPD BAI) Sumatera Utara pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).

Bertempat di Sekretariat Markas Komando (Mako) Satgassus BAI Sumut, Jalan Inspeksi No. 33A, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, kegiatan ini ditandai dengan penyembelihan 1 ekor lembu sebagai simbol keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Gema takbir yang berkumandang, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, La ilaha illallahu wallahu Akbar,” mengiringi prosesi penyembelihan, menciptakan suasana religius yang menyentuh dan mempererat rasa kebersamaan di antara panitia dan masyarakat yang hadir.

Ketua DPD BAI Sumut, Eko Susanto, menegaskan bahwa kegiatan kurban ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen organisasi dalam membangun kepedulian sosial.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan. Melalui kurban ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat serta memperkuat silaturahmi. Semoga apa yang kami salurkan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita,” ungkapnya.

Penyaluran daging kurban dilakukan mulai pukul 09.30 WIB kepada masyarakat sekitar serta jajaran fungsional kepengurusan BAI Sumut. Proses distribusi berlangsung tertib dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar kegiatan ibadah, pelaksanaan kurban ini juga menjadi refleksi nilai-nilai kemanusiaan yang terus dijaga oleh DPD BAI Sumut. Tradisi berbagi di momen Idul Adha diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan rasa empati, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Dengan semangat kebersamaan, DPD BAI Sumut berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya melalui advokasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan sosial warga.(H.01)











