Scroll untuk baca artikel
TNI-Polri

Kapolda Sumut Cek Kesiapan Personel dan Armada Hadapi Karhutla, Respons Cepat Jadi Perhatian

107
×

Kapolda Sumut Cek Kesiapan Personel dan Armada Hadapi Karhutla, Respons Cepat Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini

MEDAN,harian.co.id — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polda Sumut melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel, peralatan hingga kendaraan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Utara.

Pengecekan berlangsung di Lapangan Samapta Sumatera Utara, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipasi untuk memastikan seluruh unsur pendukung penanganan karhutla berada dalam kondisi siap digunakan ketika situasi darurat terjadi.

Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolda Sumut bersama PJU mengecek langsung kesiapan personel sekaligus berbagai sarana dan prasarana, termasuk kendaraan serta peralatan pemadaman yang akan digunakan di lapangan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan berfungsi dengan baik dan dapat segera dioperasionalkan. Kesiapan tersebut dinilai penting karena penanganan karhutla membutuhkan kecepatan bergerak agar titik api dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengecekan merupakan bentuk kesiapsiagaan institusi kepolisian dalam menghadapi potensi karhutla.

“Bapak Kapolda menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dipastikan secara menyeluruh. Bukan hanya personel, tetapi juga peralatan dan kendaraan harus dalam kondisi siap operasional. Ketika terjadi keadaan darurat, seluruh unsur harus bisa bergerak dengan cepat,” ujar Ferry menyampaikan arahan Kapolda Sumut.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan efektivitas penanganan karhutla. Karena itu, setiap peralatan harus dipastikan berfungsi dan personel memahami cara penggunaannya.

“Kita tidak ingin ketika terjadi kebakaran baru dilakukan pengecekan. Semua harus sudah siap dari sekarang, sehingga apabila ada laporan atau titik api, personel bersama peralatan dan kendaraan dapat langsung digerakkan,” katanya.

Selain memperkuat kesiapan internal, Polda Sumut juga terus membangun koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi lintas sektor tersebut diperlukan agar penanganan karhutla berjalan terpadu, mulai dari deteksi dini, pengerahan personel, pemadaman hingga langkah pencegahan agar api tidak meluas.

Ferry juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pencegahan menjadi langkah utama. Namun apabila terjadi karhutla, kita pastikan personel, kendaraan dan peralatan sudah siap untuk memberikan respons secepat mungkin,” tegasnya.

Pengecekan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi karhutla tidak cukup hanya dengan menyiapkan personel. Kecepatan respons, kesiapan armada, kelayakan peralatan serta soliditas antarinstansi menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

K.P/Red

Penulis: K.PEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *