Scroll untuk baca artikel
Hukrim

Satgas Inti Prabowo mengapresiasi Operasi Gabungan Kemenhut di Sumatera Utara.

369
×

Satgas Inti Prabowo mengapresiasi Operasi Gabungan Kemenhut di Sumatera Utara.

Sebarkan artikel ini

KABAR SUMUT

Satgas Inti Prabowo Edison Marbun mengapresiasi Operasi Gabungan Kemenhut di Sumatera Utara.(Foto/Ist)

Medan | Harian.co.id,-Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP), Edison Marbun menyambut hangat dan mengapresiasi Tim Operasi Gabungan Kementerian Kehutanan yang terdiri dari Gakkum Kehutanan, Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah II Medan, bersama Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara, yang telah mengamankan ribuan batang kayu bulat jenis rimba campuran dan Meranti yang diduga tidak dilengkapi barcode atau penanda legalitas pada lima industri pengelolaan kayu/sawmill di kecamatan Kisaran Timur, kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Selasa (19/5/2026)

Edison Marbun juga mendorong tim operasi gabungan ini untuk menjangkau daerah lain, seperti di Desa Togur, Kecamatan Dolok Silau, kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, yang diduga telah terjadi pembalakan liar oleh masyarakat dan oknum dan menjadikannya sebagai kebun sawit.

Menurut laporan masyarakat, pembalakan liar yang terjadi di kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun sudah sering terjadi dan seperti ada pembiaran, ini dibuktikan adanya truck yang diduga digunakan untuk mengangkut kayu hasil pembalakan yang terparkir lama di Dolok Silau dengan titik koordinat Lat 3.145556° Long 98.745714° pada Minggu 3 Mei 2026 Pukul 09.04 AM GTM +07:00 karena di tahan oleh masyarakat desa.

Edison Marbun juga sangat menyayangkan terjadinya pembalakan liar ini tidak dihentikan oleh aparat penegak hukum. Sehingga beberapa kelompok masyarakat yang peduli terhadap kelestarian hutan seperti bekerja sendiri menghalangi mafia pembalak hutan, kejadian ini membuat para mafia pembalak hutan semakin merajalela dan nekat melakukan intimidasi terhadap masyarakat yang peduli dengan kelestarian alam.

Edison Marbun juga meminta masyarakat, TNI, Polri dan instansi terkait untuk bekerjasama dalam menjaga kelestarian hutan, ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bencana alam yang lalu kita alami.

Yang lalu kita sudah merasakan dahsyatnya bencana alam yang melanda beberapa kabupaten di sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh yang banyak memakan korban dan menimbulkan kerugian yang besar. Pungkas Edison Marbun.

(H.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *