NIAS SELATAN,Harian.Co.Id – Persoalan narkoba, perjudian online, penanganan barang bukti tindak pidana hingga informasi bantuan sosial (bansos) menjadi sorotan masyarakat dalam dialog terbuka bersama Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi, S.I.K., M.H., di Rumah Makan Jam Gadang, Jalan Imam Bonjol, Desa Hilitobara, Kecamatan Teluk Dalam, Rabu (28/10/2026).
Melalui kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat, Kapolres membuka ruang komunikasi langsung bagi warga untuk menyampaikan keluhan, pertanyaan, dan aspirasi terkait keamanan serta berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Didampingi Wakapolres Kompol Mahyu Danil Noor, S.Si., dan sejumlah pejabat utama Polres Nias Selatan, AKBP Alfian mendengarkan beragam persoalan yang disampaikan warga. Isu narkoba dan judi online menjadi perhatian, mengingat dampaknya tidak hanya mengganggu keamanan, tetapi juga berpotensi merusak kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengajak masyarakat tidak bersikap pasif ketika mengetahui adanya dugaan tindak pidana. Partisipasi warga dinilai penting untuk membantu kepolisian melakukan pencegahan dan penanganan secara tepat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana atau gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau melalui Call Center Polri 110. Kami akan menindaklanjuti setiap informasi sesuai prosedur yang berlaku,” tegas AKBP Alfian.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi dan membimbing anggota keluarga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perjudian online. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur janji keuntungan instan dari praktik perjudian yang berisiko menimbulkan persoalan ekonomi dan sosial.
Sementara terkait informasi penghentian bantuan sosial, Kapolres menegaskan bahwa kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan. Karena itu, masyarakat diimbau tidak terburu-buru mempercayai kabar yang beredar dan memastikan informasi melalui sumber resmi serta instansi yang berwenang.
Dalam dialog tersebut, Kapolres turut mengingatkan warga agar menjauhi minuman keras, mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, serta tidak memakai knalpot bising yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi terbuka, berbagai persoalan diharapkan dapat disampaikan lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara proporsional.
Bagi Polres Nias Selatan, menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Polres Nias Selatan)






