NIAS SELATAN,Harian.Co.id — Kekhawatiran keluarga menyelimuti hilangnya kabar seorang nelayan asal Desa Sinar Baru Daro-Daro, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, setelah tak kunjung kembali dari aktivitas melaut. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Lahusa bergerak melakukan pencarian dan upaya penjemputan hingga warga tersebut berhasil ditemukan pada Selasa (13/10/2026).
Warga yang diketahui bernama Bezanolo Amazihono alias Ama Putra itu sebelumnya berangkat melaut pada Senin (12/10/2026), sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, ia biasanya kembali ke pangkalan sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, hingga waktu yang diperkirakan, Bezanolo belum juga kembali, sehingga keluarga diliputi kecemasan dan segera melaporkan kejadian tersebut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, perahu yang digunakan Bezanolo mengalami kerusakan pada bagian poros baling-baling atau propeller. Kerusakan tersebut menyebabkan perahu tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.
Dalam kondisi tersebut, Bezanolo juga tidak membawa peralatan yang diperlukan untuk memperbaiki kerusakan. Ia terpaksa menunggu bantuan dari nelayan lain yang melintas di sekitar lokasi.
Polsek Lahusa Bergerak, Nelayan Berhasil Ditemukan
Merespons laporan keluarga, personel Polsek Lahusa melakukan koordinasi serta upaya pencarian dan penjemputan guna memastikan keberadaan dan keselamatan warga tersebut.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Selasa (13/10/2026), sekitar pukul 17.20 WIB, Bezanolo Amazihono alias Ama Putra berhasil ditemukan dalam rangkaian pencarian dan penjemputan yang dilakukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi darurat di laut dapat terjadi sewaktu-waktu. Kerusakan mesin atau komponen perahu yang tampak sederhana sekalipun berpotensi menimbulkan persoalan serius apabila nelayan tidak memiliki perlengkapan darurat maupun sarana komunikasi yang memadai.
Kapolsek Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan
Kapolsek Lahusa, Ipda Yudhi Andhika, S.T., M.M., menegaskan bahwa kepolisian berupaya hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi yang membutuhkan pertolongan segera.
Ia juga mengingatkan para nelayan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan sebelum maupun selama melakukan aktivitas melaut.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Pastikan kondisi perahu dan mesin dalam keadaan baik, siapkan peralatan darurat, serta bawa alat komunikasi apabila memungkinkan. Apabila mengalami kendala di laut, segera upayakan meminta bantuan agar dapat ditangani secepat mungkin,” ungkap Kapolsek Lahusa.
Kehadiran personel kepolisian dalam menindaklanjuti laporan tersebut mencerminkan pentingnya respons cepat dan koordinasi ketika masyarakat menghadapi keadaan darurat. Laporan keluarga menjadi langkah awal yang membantu aparat melakukan upaya pencarian terhadap warga yang dikhawatirkan mengalami kendala di laut.
Polsek Lahusa juga mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya situasi yang berpotensi mengancam keselamatan warga.
Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menghadapi keadaan darurat. Kepedulian keluarga, kecepatan menyampaikan informasi, dan respons aparat menjadi bagian penting dalam upaya membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
Polri Hadir untuk Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.
(HUMAS POLRES NIAS SELATAN)











