Antrean Membludak, Strip Pemeriksaan Sempat Menipis! Hanung Apresiasi Warga Serbu Layanan Kesehatan Gratis TMMD ke-130
Labusel, Harian. Co. Id
Antusiasme warga Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, untuk memeriksakan kesehatan secara gratis begitu tinggi. Stan kesehatan yang dibuka dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 bahkan dipadati masyarakat hingga persediaan alat pemeriksaan sempat menipis.
Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Kav. Hanung Kaptiaji. Ia menilai tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan gratis yang dihadirkan TNI benar-benar dibutuhkan warga.
Stan kesehatan yang diselenggarakan Kodim 0209/LB itu berlokasi di Lapangan Mutiara, Desa Aek Batu. Pelayanan berlangsung pada Selasa (13/10/2026), seusai upacara pembukaan TMMD ke-130.
Sejak pelayanan dibuka, warga berdatangan untuk memanfaatkan berbagai fasilitas kesehatan yang tersedia. Mereka bisa menjalani pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah, sekaligus memperoleh pengobatan gratis serta berkonsultasi langsung dengan dokter.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis yang kami sediakan. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kecamatan Torgamba, khususnya warga Desa Aek Batu,” ujar Hanung, Jumat (16/10/2026).

Hanung menyampaikan hal tersebut di sela-sela kunjungannya untuk meninjau sasaran pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Wonosari, Bis II.
Menurut Hanung, jumlah warga yang datang ternyata jauh lebih banyak daripada perkiraan awal. Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat menjadi layanan yang paling diminati sehingga persediaan strip pemeriksaan sempat menipis.
“Awalnya kami memperkirakan jumlah warga yang datang tidak terlalu banyak. Ternyata antusias masyarakat luar biasa. Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat menjadi layanan yang paling diminati masyarakat,” ungkapnya.
Meski menghadapi lonjakan pengunjung, petugas tetap berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin. Penambahan persediaan pemeriksaan juga diupayakan agar masyarakat yang datang tetap dapat memperoleh layanan sesuai kebutuhan.
Pelayanan ini melibatkan tim Poliklinik Kesehatan Kodim 0209/LB dari jajaran kesehatan TNI AD, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Puskesmas Cikampak.
Sejumlah dokter, yakni dr. Nurhayati, dr. Ika Khuzaima, dr. Septi, dan dr. Wayan, turut memberikan pemeriksaan dan konsultasi kepada warga bersama tenaga perawat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dr. Nando, mengatakan pihaknya telah mengerahkan empat dokter serta delapan tenaga yang terdiri atas perawat dan petugas farmasi untuk mendukung kegiatan tersebut.
Berdasarkan laporan sementara, sekitar 100 warga tercatat telah memperoleh pelayanan pengobatan. Adapun jumlah warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan masih perlu dihitung secara terpisah karena diperkirakan lebih banyak daripada jumlah penerima pengobatan.
Di balik ramainya antrean, tersimpan kisah warga yang merasa terbantu dengan kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut.
Marwiyah (45), warga Desa Aek Batu yang memiliki empat anak, menjadi salah satu warga yang merasakan langsung manfaatnya. Ia mengaku sempat mengurungkan niat untuk memeriksakan diri karena melihat banyaknya masyarakat yang mengantre.
Namun, setelah mendapat giliran pelayanan, ia justru terharu menyaksikan kesungguhan para tenaga medis yang terus bekerja melayani warga.
“Begitu mendapat giliran, saya melihat Ibu Nely, perawat yang memberikan obat, sampai bercucuran keringat karena sibuk melayani masyarakat. Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan kami,” kata Marwiyah.
Baginya, kehadiran layanan kesehatan gratis bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Warga dapat memeriksakan kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh konsultasi dan pengobatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Marwiyah pun berharap seluruh rangkaian TMMD ke-130 di Labuhanbatu Selatan berjalan lancar dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Antusiasme warga di Desa Aek Batu menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak cukup hanya dilakukan melalui perbaikan jalan, pembangunan fasilitas, maupun renovasi rumah warga. Pelayanan kesehatan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui TMMD ke-130, TNI bersama pemerintah daerah dan tenaga kesehatan berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bagi warga, kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dan pengabdian tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup rakyat.(JC)











