NIAS SELATAN,Harian.co.id — Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya dilakukan di jalan raya. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan sejak dini, termasuk kepada generasi muda yang kelak menjadi pengguna jalan.
Pesan itulah yang dibawa Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nias Selatan melalui program Polantas Karib (Police Goes To School) di SMK Swasta Amalmas Lahusa, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu diisi dengan penyuluhan, sosialisasi, imbauan serta edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya disiplin dan keselamatan dalam berlalu lintas.
Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Nias Selatan AKP Piktor T.P. Silalahi, SH, didampingi Kanit Kamsel Aipda Marcus F. Sidabutar, SH, serta personel Satlantas Briptu Christoper Halawa dan Bripda Ikhlas Giawa.
Di hadapan para pelajar, personel Satlantas mengingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan sekadar persoalan mematuhi rambu dan aturan lalu lintas. Lebih dari itu, disiplin berkendara merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi ancaman kenakalan remaja. Mereka diingatkan untuk menjauhi geng motor, aksi begal, balap liar hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.
Tak kalah penting, polisi mengajak para siswa agar lebih bijak menggunakan media sosial. Para pelajar diminta tidak mudah terprovokasi atau terpengaruh konten dan ajakan di media sosial yang berpotensi membawa mereka pada tindakan negatif maupun melanggar hukum.
Bangun Kesadaran Sejak Dini
Kasat Lantas Polres Nias Selatan AKP Piktor T.P. Silalahi, SH, menegaskan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah.
“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kesadaran ini harus dibangun sejak dini,” ujar AKP Piktor.
Dalam kesempatan tersebut, personel Satlantas juga memperkenalkan layanan Hotline Polres Nias Selatan 110 kepada para pelajar.
Masyarakat, termasuk pelajar, diimbau segera menghubungi layanan tersebut apabila melihat atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian, seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan, aksi begal, geng motor, balap liar maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
Program Polantas Karib diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah. Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk pola pikir dan perilaku generasi muda agar lebih disiplin, bertanggung jawab serta mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya.
Satlantas Polres Nias Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan budaya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) sekaligus menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Nias Selatan.
Seluruh rangkaian kegiatan Police Goes To School di SMK Swasta Amalmas Lahusa berlangsung aman, tertib dan lancar.






