NIAS SELATAN,harian.co.id — Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Nias Selatan, melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua DPRD Nias Selatan Elisati Halawa, S.T., Ketua Komisi I DPRD Nias Selatan Yunus Ishak Halawa, S.E serta Ferisman Ndruru, S.E., M.I.P.
Rombongan menempuh jalur dari Kecamatan Ulususua menuju Ulunoyo, Boronadu hingga Gomo untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Desa Sambulu, Kecamatan Ulunoyo. Di wilayah tersebut, rombongan meninjau Gereja St. Mikhael Sambulu yang terdampak longsor dan pergerakan tanah.

Bupati Sokhiatulo Laia tidak hanya melihat kondisi bangunan, tetapi juga berdialog dengan Kepala Desa Sambulu Tolomano Halawa, masyarakat serta tokoh setempat mengenai kondisi lokasi dan langkah penanganan yang perlu dilakukan.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan terlebih dahulu memastikan kondisi tanah sebelum menentukan kebijakan pembangunan kembali bangunan gereja tersebut.
“Kita lihat dulu perkembangan tanahnya, apakah masih bisa didirikan kembali bangunan gereja di atasnya atau tidak. Seandainya masih bisa, nanti kita akan siap membantu,” ujar Sokhiatulo Laia.
Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum pemerintah mengambil keputusan terkait pembangunan di lokasi yang terdampak pergerakan tanah.
Setelah meninjau Desa Sambulu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Hilimaera dan Desa Lewa-Lewa. Kehadiran Bupati bersama rombongan mendapat sambutan dari masyarakat yang turut menyampaikan berbagai aspirasi, terutama mengenai kondisi infrastruktur dan akses transportasi.
Dalam perjalanan tersebut, Bupati juga melihat langsung kondisi ruas jalan yang menghubungkan sejumlah kecamatan. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan pemerintahan serta distribusi kebutuhan pokok.
Jalan Ulunoyo–Boronadu–Gomo Jadi Perhatian
Selain meninjau kondisi jalan secara langsung, Bupati Sokhiatulo Laia menyampaikan bahwa ruas jalan yang menghubungkan Ulunoyo–Boronadu–Gomo menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
Bupati menyampaikan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut direncanakan pada tahun 2027, dengan harapan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Peningkatan infrastruktur jalan diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membantu menekan tingginya biaya transportasi yang selama ini turut berdampak terhadap harga sembako, material bangunan dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.
Dengan akses jalan yang lebih baik, distribusi barang diharapkan menjadi lebih lancar sehingga biaya angkutan dapat ditekan dan roda perekonomian masyarakat di wilayah Ulunoyo, Boronadu hingga Gomo semakin berkembang.
Kunjungan lapangan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melihat kondisi riil infrastruktur serta mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.
Dialog antara kepala daerah, legislatif, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga berlangsung dalam suasana terbuka. Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Kehadiran langsung Bupati di lapangan juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan pembangunan tidak hanya terfokus pada pusat wilayah, tetapi turut menjangkau kawasan yang membutuhkan perhatian terhadap akses jalan dan penanganan bencana.
Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pemetaan kebutuhan secara komprehensif, terutama terhadap ruas jalan strategis serta lokasi yang memiliki potensi pergerakan tanah, sehingga pembangunan maupun penanganan infrastruktur dapat dilakukan secara tepat dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Hingga rangkaian kunjungan berakhir, Bupati Sokhiatulo Laia bersama rombongan melanjutkan perjalanan melalui jalur Gomo untuk kembali menuju Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan berbagai persoalan pembangunan dapat dilihat langsung dari lapangan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan Nias Selatan.








