Medan | Harian.co.id–Organisasi Pencinta Rhoma Irama dan Soneta mengelar Arisan perdana DPW dan DPC FORSA (Fans of Rhoma and Soneta) Sumatera Utara menggelar arisan perdana yang dirangkai dengan kegiatan silaturahmi, tausiyah, dan hiburan bernuansa dakwah, kegiatan di gelar di kediaman Ketua DPW di Jl. Bunga Mawar/Sembada No. 104 Medan Selayang, Kota Medan. Minggu (5/7/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW FORSA Sumatera Utara, H. Burhanuddin Sitepu, SH, Ketua DPC FORSA Medan Kholil Aziz, serta perwakilan dari DPC Deli Serdang dan DPC Binjai. Tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz Zulkarnain yang mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah dan meningkatkan keimanan.

Mengusung tema “Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, Melalui Nada dan Dakwah,” kegiatan ini menjadi bukti bahwa FORSA tidak hanya sekadar komunitas penggemar musik, tetapi juga memiliki peran dalam pembinaan moral dan spiritual.
Sebagai komunitas pecinta karya sang Raja Dangdut, , FORSA mengedepankan musik sebagai media dakwah. Lagu-lagu Rhoma Irama dinilai sarat pesan moral, keagamaan, serta kritik sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
Selain arisan, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan, kebersamaan antar anggota, serta hiburan musik yang tetap mengedepankan nilai-nilai religius. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang acara berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan SK Kepengurusan Arisan DPW/DPC FORSA Sumatera Utara dari Ketua DPW FORSA Sumut, H. Burhanuddin Sitepu, SH kepada Rochmadi. Penyerahan ini menjadi simbol penguatan organisasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota.
Pengurus DPW FORSA Sumatera Utara berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah memperkuat solidaritas, menanamkan nilai kebaikan, serta menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam memanfaatkan seni sebagai sarana dakwah.
Dengan semangat Nada dan Dakwah, FORSA Sumatera Utara berkomitmen untuk terus hadir sebagai komunitas yang tidak hanya melestarikan musik dangdut, tetapi juga aktif dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.(H.01)












