KIM II hingga KIM V Gelap Gulita, Kabel LPJU Diduga Dicuri.(foto/Ist)
Medan | Harian.co.id,-Kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan Kawasan Industri Modern (KIM) II hingga KIM V, Mabar, Kota Medan, kian memprihatinkan. Sejumlah titik penerangan di jalur utama dilaporkan padam total dan mengalami kerusakan serius, sehingga memicu keluhan pekerja maupun pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut. Kamis(26/2/26)

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, Selasa (24/02/2026), banyak tiang lampu dalam kondisi tidak berfungsi. Pada beberapa titik bahkan terlihat kabel instalasi terputus dan menjuntai keluar dari tiang, mengindikasikan kerusakan bukan sekadar gangguan teknis.
Dugaan Pencurian Kabel
Hasil investigasi sementara menunjukkan adanya dugaan pencurian kabel LPJU oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kabel yang hilang diduga sengaja dipotong, menyebabkan aliran listrik ke lampu jalan terhenti dan kawasan menjadi gelap pada malam hari.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terhadap sistem pengawasan di area industri strategis itu. Pasalnya, aksi pemotongan kabel pada tiang tinggi dinilai sulit terjadi tanpa diketahui petugas keamanan jika patroli berjalan optimal.
Kinerja Pengamanan Dipertanyakan
Minimnya patroli rutin disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memberi ruang bagi pelaku pencurian beraksi berulang. Kritik juga mengarah kepada pihak pengelola kawasan dan vendor jasa keamanan yang dinilai belum maksimal menjaga fasilitas publik vital.
Sejumlah pekerja di kawasan itu menyebut padamnya lampu sudah berlangsung cukup lama tanpa perbaikan signifikan. Bahkan muncul dugaan adanya pembiaran di lapangan, meski hal tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.
Rawan Kecelakaan dan Kriminalitas
Padamnya LPJU membuat jalur logistik di KIM II hingga KIM V gelap gulita saat malam hari. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan angkutan barang yang beroperasi 24 jam. Selain itu, minimnya penerangan juga dikhawatirkan membuka peluang terjadinya tindak kriminalitas terhadap pekerja yang melintas.
Para pelaku usaha berharap adanya langkah cepat dari pengelola kawasan untuk melakukan evaluasi sistem keamanan serta perbaikan jaringan penerangan jalan. Mereka menilai keberadaan lampu jalan merupakan fasilitas dasar yang menunjang keselamatan dan kelancaran aktivitas industri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola KIM maupun vendor jasa keamanan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencurian kabel dan rencana perbaikan LPJU di kawasan tersebut.(H.01)






