Scroll untuk baca artikel
News

Mekanisasi Pertanian, Edison Marbun: Rice Transplanter Dorong Produktivitas dan Swasembada Pangan

48
×

Mekanisasi Pertanian, Edison Marbun: Rice Transplanter Dorong Produktivitas dan Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini

Ekonomi & Bisnis

Foto : Edison Marbun: Rice Transplanter Dorong Produktivitas dan Swasembada Pangan.(Ist)

Medan | Harian.co.id,- Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP), Edison Marbun, menegaskan pentingnya mekanisasi sebagai langkah nyata menuju pertanian yang lebih modern, efisien, dan produktif. Salah satu inovasi yang dinilai strategis adalah penggunaan rice transplanter, mesin tanam padi yang mampu bekerja cepat, rapi, dan presisi. Rabu (25/2/2026)

Menurutnya, kehadiran rice transplanter membuat proses tanam menjadi jauh lebih singkat, sekaligus menekan kebutuhan tenaga kerja. Selain itu, jarak tanam yang seragam membantu tanaman tumbuh optimal sejak fase awal, sehingga berdampak langsung pada peningkatan produktivitas.

“Dengan mekanisasi, petani tidak lagi terhambat keterbatasan waktu dan tenaga. Masa tanam bisa dikejar tanpa khawatir tertinggal musim, sementara hasil panen berpotensi meningkat,” ujar Edison.

Ia menambahkan, penggunaan rice transplanter bukan sekadar menghadirkan alat modern, tetapi juga membuka peluang perluasan areal tanam dalam waktu lebih singkat. Kondisi ini diyakini mampu mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.

Edison menilai transformasi teknologi di sektor pertanian menjadi keharusan di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan tenaga kerja, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, dan pelaku usaha dinilai penting agar mekanisasi dapat diakses lebih luas oleh petani di berbagai daerah.

“Pertanian hari ini tidak lagi identik dengan cara lama. Teknologi hadir untuk memudahkan, mempercepat, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Rice transplanter adalah salah satu bukti bahwa pertanian modern bisa memberi keuntungan nyata,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan mekanisasi sebagai gerakan bersama menuju panen yang lebih maksimal dan Indonesia yang semakin mandiri dalam ketahanan pangan. (H.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *