Scroll untuk baca artikel
Artikel

Peresmian Poskamling Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga BTN Tuntut Perbaikan Drainase.

25
×

Peresmian Poskamling Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga BTN Tuntut Perbaikan Drainase.

Sebarkan artikel ini

KABAR SUMUT

Camat dan Lurah Peresmian Poskamling Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga BTN Tuntut Perbaikan Drainase.(foto/Ist)

Medan Labuhan | Harian.co.id– Camat Medan Labuhan, Elias Padang, didampingi Lurah Kelurahan Besar, Gandi Gusri, menghadiri kegiatan sapa warga sekaligus meresmikan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Komplek BTN Lingkungan XI, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (13/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Peresmian Poskamling tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat di tengah meningkatnya kekhawatiran warga terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan permukiman.

Dalam sambutannya, Elias Padang menegaskan bahwa keberadaan Poskamling bukan sekadar simbol, melainkan harus diaktifkan secara konsisten oleh warga.

“Poskamling ini adalah garda terdepan keamanan lingkungan. Kami berharap masyarakat bersama kepala lingkungan dapat menghidupkan kembali budaya ronda malam demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain meresmikan Poskamling, Camat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan warga, menyerap berbagai aspirasi yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya persoalan banjir dan infrastruktur.

Sebagai tuan rumah, Kepala Lingkungan XI bersama warga menyambut hangat kedatangan rombongan. Dalam sesi dialog, aktivis perempuan sekaligus warga Komplek BTN, Nelly, menyampaikan harapan agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan dan drainase.

“Kami berharap Pemerintah Kota Medan melalui Bapak Wali Kota, Camat, dan Lurah dapat memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Komplek BTN. Warga ingin hidup nyaman tanpa khawatir banjir dan jalan rusak,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Elias Padang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan terus menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat, termasuk perlindungan kesehatan bagi korban tindak kriminal jalanan melalui BPJS sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Besar, Gandi Gusri, menekankan pentingnya status fasilitas umum (fasum) sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“Penyerahan fasum menjadi syarat penting agar pembangunan dapat masuk dalam program pemerintah. Jika sudah diserahkan, maka peluang realisasi pembangunan akan lebih terbuka,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Nelly menyampaikan bahwa fasum Komplek BTN telah resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan sejak 1 Agustus 2023, sehingga warga berharap pembangunan dapat segera direalisasikan.

Harapan senada juga disampaikan oleh perwakilan warga, Opung Pasaribu (75), yang menginginkan adanya perbaikan jalan dan drainase dalam waktu dekat.

“Kami berharap tahun ini ada perhatian nyata dari pemerintah. Jangan sampai kami terus menjadi langganan banjir setiap hujan dan rob datang,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah kepala lingkungan dari berbagai wilayah di Kelurahan Besar turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di akhir acara, warga menyampaikan doa dan harapan agar Camat Medan Labuhan dan Lurah Kelurahan Besar senantiasa diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Warga Komplek BTN berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Nel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *