Scroll untuk baca artikel
News

Reses DPRD Nias Selatan Dapil III, Yunus Ishak Halawa Tekankan Transparansi Dana Desa dan Serap Aspirasi Warga Ulunoyo

631
×

Reses DPRD Nias Selatan Dapil III, Yunus Ishak Halawa Tekankan Transparansi Dana Desa dan Serap Aspirasi Warga Ulunoyo

Sebarkan artikel ini

Nias Selatan ( Harian.co.id ) – Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan Fraksi PDI Perjuangan, Yunus Ishak Halawa, SE, melaksanakan Reses ke-IV Masa Sidang I Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) III, bertempat di Kantor Camat Ulunoyo, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan reses tersebut dimulai pada pukul 10.00 Wib  dihadiri oleh Camat Ulunoyo, Babinsa, Pendamping Desa (PD), para Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Ulunoyo, perwakilan Kepala Puskesmas, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pendidikan setempat.

Dalam sambutannya, Yunus Ishak Halawa menekankan pentingnya kehati-hatian dan transparansi dalam pengelolaan Dana Desa. Ia mengingatkan seluruh Kepala Desa agar menjalankan pengelolaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku, serta meminta BPD untuk memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal sebagai lembaga pengawas di tingkat desa.

“Jangan sampai terjadi penyalahgunaan anggaran. Tidak ada toleransi bagi praktik korupsi. Semua pihak harus bertanggung jawab dalam menjalankan amanah rakyat,” tegas Yunus.

Pada sesi dialog, sejumlah aspirasi disampaikan oleh peserta. Salah satu perwakilan tokoh masyarakat berinisial T.N menyoroti pembangunan jalan dari Jembatan Sungai Oyo menuju Desa Orahili yang dinilai kurang berkualitas, karena baru berusia kurang dari dua tahun namun sudah mengalami kerusakan.

Menanggapi hal tersebut, Yunus menjelaskan bahwa kerusakan jalan disebabkan oleh aliran air yang melintasi badan jalan serta kondisi tanah yang labil. Meski demikian, ia memastikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Ulunoyo akan tetap menjadi prioritas dan berlanjut pada tahun 2026.

Sementara itu, perwakilan masyarakat lainnya berinisial R.L mempertanyakan kejelasan nasib tenaga honorer yang terdampak kebijakan pemutusan kerja oleh Pemerintah Daerah. Yunus menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan keputusan Pemerintah Pusat, dan meminta masyarakat untuk bersabar sembari menunggu kebijakan lanjutan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, kegiatan reses berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif, serta menjadi wadah strategis bagi masyarakat Kecamatan Ulunoyo untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *