Nias Selatan – Orahili Huruna (Harian.Co.Id) – Masyarakat Desa Orahili Huruna khususnya dan warga Daerah Pemilihan (Dapil) III pada umumnya menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, pada Kamis (12/02/2026).
Aspirasi tersebut disampaikan dengan membentangkan spanduk di pinggir ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan dinilai telah berulang kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Aksi tersebut berlangsung saat iring-iringan kendaraan Gubernur Sumatera Utara melintas di lokasi, didampingi Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia. Momentum itu dimanfaatkan warga untuk menyuarakan langsung kondisi jalan yang selama ini mereka keluhkan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi ruas jalan penghubung Kecamatan Huruna hingga Kecamatan Lolowau tampak memprihatinkan. Sejumlah titik dipenuhi lubang besar dan permukaan aspal yang rusak berat.
Warga menyebutkan terdapat sekitar 20 titik kerusakan parah di sepanjang jalur tersebut. Menurut keterangan masyarakat, kerusakan jalan itu telah berlangsung kurang lebih 15 tahun tanpa perbaikan menyeluruh.
Dalam dialog singkat yang terjadi di lokasi, Bobby Nasution sempat menanyakan sudah berapa lama jalan tersebut mengalami kerusakan. Warga pun menjawab bahwa kondisi tersebut telah berlangsung lebih dari satu dekade dan semakin memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan infrastruktur tersebut. Jalan tersebut dinilai sebagai akses vital yang menunjang aktivitas perekonomian, pendidikan, serta mobilitas sosial masyarakat di wilayah Dapil III.
Saat diwawancarai awak media, salah seorang warga masyarakat Orahili huruna Safar Ndruru menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan jalan tersebut. Ia menilai keluhan warga selama ini belum mendapat respons yang memadai.
“Kami sudah cukup lama merasakan dampak dari jalan rusak ini. Banyak korban berjatuhan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Karena itu, kami berinisiatif menyampaikan langsung kepada Bapak Gubernur agar persoalan ini menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Warga menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai. Mereka berharap pemerintah provinsi segera melakukan peninjauan lapangan serta mengalokasikan anggaran perbaikan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Bagi masyarakat Dapil III, infrastruktur jalan yang layak bukan sekadar kebutuhan, melainkan hak dasar yang diharapkan dapat segera diwujudkan melalui perhatian dan kebijakan yang nyata.






