Foto : Aliansi Lintas Organisasi (ALO),Ketua FKPPI Jurianto, Ketua GRIB Jaya Herdianto, Ketua IPK Sutrisno, serta Ketua Umum Lembaga Asli Anak Belawan, Ustadz Muhammad Nabawi.(Ist-Fallen Asmoro)
Belawan | Harian.co.id– Aliansi Lintas Organisasi (ALO) Kecamatan Medan Belawan resmi terbentuk sebagai wadah sinergi berbagai organisasi kemasyarakatan dalam membangun kebersamaan serta menjaga kondusivitas wilayah.
Pembentukan ALO dilaksanakan melalui pertemuan sejumlah pimpinan organisasi yang berlangsung di Jl. Deli GOR PT Pelindo I Belawan, beralamat di Belawan I, Komplek TNI AL Ikan Lumba-Lumba, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu petang (13/6/2026).

Forum tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat guna mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas sosial di kawasan Belawan.
Sejumlah tokoh organisasi yang hadir di antaranya Ketua FKPPI Jurianto, Ketua GRIB Jaya Herdianto, Ketua IPK Sutrisno, serta Ketua Umum Lembaga Asli Anak Belawan, Ustadz Muhammad Nabawi.

Melalui musyawarah bersama, disepakati susunan kepengurusan Aliansi Lintas Organisasi (ALO) Kecamatan Medan Belawan sebagai berikut:
Ketua: Benny Silitonga
Sekretaris Jenderal: Basari Ahmad Sumadi
Bendahara: Jamaluddin Perangin-angin
Ketua ALO terpilih, Benny Silitonga, menyampaikan bahwa pembentukan aliansi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarorganisasi sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan harmonis.
“ALO hadir sebagai wadah pemersatu lintas organisasi untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga stabilitas di Kecamatan Medan Belawan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan ALO akan mendorong berbagai program sosial, kepemudaan, serta kegiatan kemasyarakatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejumlah tokoh yang hadir turut memberikan pandangan dan dukungan atas terbentuknya aliansi tersebut.
Ketua FKPPI, Jurianto, menegaskan pentingnya soliditas antarorganisasi dalam menjaga stabilitas wilayah Belawan.
“Dengan adanya ALO, kita berharap tidak ada lagi sekat-sekat antarorganisasi. Semua bisa bersatu dalam satu tujuan, yakni menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Belawan,” ujarnya.
Ketua GRIB Jaya, Herdianto yang akrab di sapa Kakang, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas organisasi merupakan langkah strategis dalam merespons berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Sinergi ini bukan hanya seremonial, tapi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kita ingin hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.
Ketua IPK, Sutrisno, menilai pembentukan ALO menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas. Melalui ALO, kita bisa bergerak bersama, lebih terarah, dan memiliki dampak yang lebih besar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Asli Anak Belawan, Ustadz Muhammad Nabawi, menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita ingin Belawan ini damai, penuh persaudaraan. ALO harus menjadi perekat, bukan pemisah. Mari kita jaga ukhuwah dan kebersamaan ini dengan niat yang tulus,” tuturnya.
Sekretaris Jenderal ALO, Basari Ahmad Sumadi, menambahkan bahwa pihaknya akan segera menyusun program kerja yang terstruktur dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Dalam waktu dekat, kami akan merumuskan program kerja prioritas, mulai dari kegiatan sosial, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi lintas organisasi,” jelasnya.
Dengan terbentuknya ALO, diharapkan seluruh elemen organisasi dapat bersinergi secara berkelanjutan demi menciptakan Belawan yang aman, harmonis, dan semakin maju.(H.01)










