Scroll untuk baca artikel
NewsTNI-Polri

Polres Karo Beri Keceriaan bagi Anak Pengungsi Erupsi Sinabung

78
×

Polres Karo Beri Keceriaan bagi Anak Pengungsi Erupsi Sinabung

Sebarkan artikel ini

KARO,Harian.co.id — Di tengah situasi pengungsian akibat erupsi Gunung Sinabung, Kepolisian Resor (Polres) Karo terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak, termasuk anak-anak yang harus meninggalkan rumah dan tinggal sementara di posko pengungsian.

Pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, Polres Karo menyalurkan bantuan makanan ringan kepada anak-anak pengungsi asal Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, yang kini berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran.

Bantuan berupa donat dan wafer tersebut diserahkan Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak H. kepada anak-anak pengungsi. Bantuan merupakan bentuk kepedulian Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Forum TJSLBU Kabupaten Karo Susi Susanti Br Ginting.

Penyaluran makanan ringan itu tidak sekadar memenuhi kebutuhan anak-anak selama berada di pengungsian. Kehadiran jajaran kepolisian juga diharapkan mampu menghadirkan suasana lebih ceria bagi anak-anak yang tengah menghadapi situasi bencana.

Kapolres Karo melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak mengatakan, perhatian terhadap anak-anak pengungsi menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak erupsi Gunung Sinabung.

“Kami ingin anak-anak tetap merasakan kebahagiaan meskipun saat ini harus berada di pengungsian. Bantuan sederhana ini diharapkan dapat memberikan keceriaan, khususnya di hari Minggu, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Polres Karo akan terus hadir bersama masyarakat selama masa penanganan erupsi,” ujar AKP Poltak.

Suasana di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada pun berubah lebih hangat saat anak-anak menerima bantuan. Senyum dan antusiasme mereka menjadi gambaran bahwa perhatian kecil di tengah bencana dapat memberikan semangat bagi para pengungsi.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah warga terdampak juga menjadi bagian penting dalam penanganan situasi pascabencana, terutama untuk memastikan kebutuhan dan kondisi kelompok rentan seperti anak-anak tetap mendapat perhatian.

Red .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *