Scroll untuk baca artikel
News

Sabu Diduga Merajalela di Asam Jawa Timur, Warga Bertanya: Hukum Masih Ada?

158
×

Sabu Diduga Merajalela di Asam Jawa Timur, Warga Bertanya: Hukum Masih Ada?

Sebarkan artikel ini

Aktivitas Disebut Sudah Lama Berjalan, Lalu Lalang Orang ke Lokasi Diduga Pengedar Terlihat Terbuka

Labuhanbatu Selatan – Dugaan peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Dusun Asam Jawa Timur, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tak lagi sekadar isu bisik-bisik. Warga menyebut aktivitas tersebut telah berlangsung lama dan terjadi secara terbuka, memunculkan tanda tanya besar soal pengawasan serta penegakan hukum di wilayah itu.

Seorang perempuan berinisial Ynt diduga menjadi aktor utama dalam peredaran sabu di lingkungan pemukiman warga. Hampir setiap hari, masyarakat melihat orang-orang silih berganti datang dan pergi ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat transaksi.

“Kalau orang keluar masuk terus, siang dan malam, masa tidak ada yang tahu? Ini bukan dugaan satu dua orang, hampir warga di sini melihat hal yang sama,” ujar seorang warga dengan nada geram, meminta namanya dirahasiakan. Jumat (30/1)

Warga menilai, jika dugaan tersebut benar, maka peredaran narkoba di Dusun Asam Jawa Timur sudah berada pada tahap mengkhawatirkan. Aktivitas yang disebut berlangsung lama tanpa penindakan ini memunculkan kesan seolah hukum tidak hadir di tengah masyarakat.

“Yang kami herankan, sudah lama begini tapi tidak ada perubahan. Kami jadi bertanya, apakah memang tidak terpantau atau ada pembiaran?” kata warga lainnya dengan nada mempertanyakan.

Dampak sosial dari dugaan peredaran sabu tersebut mulai dirasakan. Warga mengaku waswas terhadap keselamatan lingkungan dan masa depan generasi muda. Kekhawatiran akan meningkatnya tindak kriminal juga semakin menguat seiring maraknya peredaran narkoba.

“Narkoba itu merusak. Kalau dibiarkan, pelan-pelan lingkungan kami hancur. Anak-anak bisa jadi korban, keamanan juga terancam,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.

Situasi ini mendorong warga mendesak aparat penegak hukum agar segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Masyarakat berharap tidak ada tebang pilih dan tidak ada pihak yang merasa kebal hukum.

“Kalau memang ada pelanggaran hukum, kami minta ditindak. Jangan sampai warga kehilangan kepercayaan pada penegakan hukum,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba di Dusun Asam Jawa Timur. Publik kini menunggu langkah konkret aparat untuk menjawab keresahan warga dan memastikan komitmen pemberantasan narkoba benar-benar ditegakkan, bukan sekadar slogan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *