Labuhanbatatu Selatan, Harian.co.id – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Aek Raso, unit usaha PTPN IV Regional I (PalmCo), terus menunjukkan komitmennya dalam membangun operasional yang berkelanjutan dan harmonis dengan lingkungan sosial sekitar. Stabilitas operasional yang terjaga hingga saat ini tidak terlepas dari komunikasi yang efektif dan kolaboratif antara perusahaan dan masyarakat.
Sebagai bagian dari PalmCo, PKS Aek Raso tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja produksi, tetapi juga menempatkan hubungan sosial sebagai fondasi penting dalam mendukung keberlangsungan usaha. Interaksi yang terjalin baik antara karyawan dan masyarakat sekitar menciptakan suasana kerja yang kondusif dan saling mendukung.
Peran tersebut tidak lepas dari kontribusi Humas PKS Aek Raso, Posma Pangaribuan, yang secara konsisten mengedepankan pendekatan komunikasi yang inklusif dan humanis.
Dalam menjalankan tugasnya, Posma berperan sebagai penghubung strategis antara kebijakan manajemen perusahaan dengan aspirasi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Ia tidak hanya menyampaikan informasi perusahaan kepada publik, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan untuk menyerap masukan, harapan, serta kritik konstruktif dari masyarakat.
Aspirasi tersebut kemudian disampaikan kepada manajemen sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan bersama.
Pendekatan komunikasi ini dinilai efektif dalam meminimalkan potensi kendala sosial sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Melalui dialog yang terbuka dan berkesinambungan, berbagai potensi permasalahan dapat dikelola secara konstruktif dan diarahkan menjadi bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan.
Keharmonisan sosial tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan. PKS Aek Raso secara aktif melibatkan masyarakat dalam kegiatan penghijauan berkelanjutan serta penaburan benih ikan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dalam wawancaranya dengan Harian.co.id, Posma Pangaribuan menegaskan bahwa keberhasilan program sosial dan lingkungan tidak hanya diukur dari aspek kuantitatif, melainkan dari sejauh mana masyarakat memiliki rasa kepemilikan dan kepedulian untuk menjaga keberlanjutannya.
“Program akan berjalan berkelanjutan apabila masyarakat merasa memiliki. Itu yang terus kami dorong, agar perusahaan dan warga bergerak bersama menjaga lingkungan,” ujar Posma.
Lebih lanjut, dalam wawancara tersebut Posma juga menekankan bahwa transparansi merupakan prinsip utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan informasi atas kebijakan perusahaan yang bersinggungan dengan kepentingan publik menjadi kunci dalam menciptakan hubungan yang sehat dan saling menghargai.
“Keterbukaan adalah investasi jangka panjang. Dengan komunikasi yang jujur dan proporsional, masyarakat dapat memahami kebijakan perusahaan dan merasa menjadi mitra, bukan sekadar objek,” jelasnya.
Melalui pendekatan komunikasi yang berorientasi pada dialog dan kemitraan, PTPN IV Regional I (PalmCo) terus berupaya menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. PKS Aek Raso kini tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi daerah, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial masyarakat Labuhanbatu Selatan.
Peran humas yang dijalankan secara profesional dan humanis menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendukung kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
(Abner Hasan Pasaribu)






