Scroll untuk baca artikel
Internasional

Trump Ancam Akan Serang Iran Dengan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat

496
×

Trump Ancam Akan Serang Iran Dengan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat

Sebarkan artikel ini

Washington – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS, Donald Trump, melontarkan peringatan keras kepada Teheran terkait ancaman serangan balasan terhadap kepentingan AS dan Israel.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menegaskan bahwa Washington tidak akan tinggal diam jika Iran melancarkan serangan. “Iran baru saja menyatakan bahwa mereka akan menyerang dengan sangat keras hari ini, lebih keras dari sebelumnya. Mereka lebih baik tidak melakukannya,” tulis Trump.

Ia juga menambahkan, “Jika mereka melakukannya, kami akan menyerang mereka dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya.”

Pernyataan tersebut muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan ancaman akan melancarkan operasi militer besar sebagai respons atas situasi yang berkembang. Dalam pernyataannya, pihak Iran menyebut akan melakukan serangan ke sejumlah target yang berkaitan dengan AS dan Israel.

“Operasi ofensif paling dahsyat dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan teroris Amerika,” demikian pernyataan yang dikutip dari pihak IRGC.

Iran juga menyebut Amerika Serikat sebagai “teroris” dalam pernyataan resminya.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Iran telah meluncurkan serangan ke beberapa pangkalan militer AS di kawasan Arab. IRGC mengklaim serangan tersebut menyasar puluhan pangkalan AS serta fasilitas militer Israel, termasuk pangkalan udara dan markas komando militer.

Kantor berita internasional melaporkan ledakan terdengar di sekitar bandara Erbil, Irak, yang menjadi lokasi pangkalan pasukan koalisi pimpinan AS di wilayah otonom Kurdistan. Asap hitam dilaporkan terlihat membumbung dari area tersebut.

Militer Israel menyatakan tengah merespons serangan rudal dari Iran. “Kami sedang menanggapi serangan rudal yang diluncurkan dari Iran,” ujar pernyataan militer Israel. Sirene peringatan serangan udara diaktifkan di wilayah Israel bagian tengah dan sebagian Tepi Barat.

Selain itu, laporan ledakan juga terdengar di Doha, Qatar, dan Manama, Bahrain. Sirene peringatan dilaporkan menyala di Kuwait, sementara Yordania mengklaim telah mencegat drone yang diduga berasal dari Iran.

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerusakan yang ditimbulkan. Komunitas internasional menyerukan agar semua pihak menahan diri guna mencegah konflik meluas di kawasan Timur Tengah.(rpst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *