Scroll untuk baca artikel
News

Diduga Ada Pemotongan Gaji Sepihak, Sopir AMT PT Elnusa Petrofin Minta Penjelasan Manajemen.

73
×

Diduga Ada Pemotongan Gaji Sepihak, Sopir AMT PT Elnusa Petrofin Minta Penjelasan Manajemen.

Sebarkan artikel ini

KABAR SUMUT

Sopir AMT PT Elnusa Petrofin Minta Penjelasan Manajemen.(Foto/Ist)

Medan Labuhan | Harian.co.id,-Sejumlah sopir Awak Mobil Tangki (AMT) yang bekerja di perusahaan pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Elnusa Petrofin di Fuel Terminal Medan Group mengeluhkan adanya dugaan pemotongan gaji dan uang ritase yang dinilai tidak transparan. Jumat (5/2/2026)

Para sopir mengaku setiap menerima gaji selalu terdapat pemotongan, namun tidak pernah disertai dengan slip gaji maupun slip ritase sebagai rincian pembayaran. Kondisi ini disebut telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan di kalangan pekerja.

Seorang sopir AMT yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, para sopir tidak pernah mendapat penjelasan resmi mengenai dasar pemotongan tersebut.

“Setiap kali kami gajian selalu ada potongan, tapi kami tidak tahu potongan itu berdasarkan apa. HRD tidak pernah menjelaskan kepada kami. Bahkan slip gaji dan slip ritase juga tidak pernah diberikan kepada kami sebagai sopir,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/3).

Menurutnya, transparansi mengenai sistem pengupahan merupakan hak karyawan yang seharusnya dipenuhi oleh perusahaan.

Ia juga menyinggung ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang mengatur bahwa pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah atau slip gaji kepada pekerja setiap kali pembayaran dilakukan.

Para sopir menilai kondisi tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan kerja dan berharap manajemen perusahaan segera memberikan penjelasan terbuka kepada para pekerja.

Selain itu, para sopir juga berharap manajemen pusat PT Elnusa Petrofin dapat melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dianggap merugikan para pekerja di lapangan.

Tidak hanya itu, para sopir juga meminta pihak PT Pertamina Patra Niaga sebagai pemberi kepercayaan transportasi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara agar ikut memperhatikan persoalan yang terjadi di lingkungan kerja transportir tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak HRD PT Elnusa Petrofin Liza Handayani yang disebut dalam keluhan para sopir belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui pesan singkat WhatsApp belum mendapatkan jawaban.

Para sopir berharap pihak perusahaan segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berkepanjangan di lingkungan kerja.(H.01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *