Nias Selatan,harian.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan tancap gas memperjuangkan pelestarian warisan budaya. Wakil Bupati Yusuf Nache bersama jajaran terkait melakukan langkah strategis dengan menemui Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, di Jakarta, Selasa (05/05/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Kebudayaan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan agenda pelestarian budaya daerah dengan kebijakan nasional, sekaligus membuka peluang percepatan pengembangan sektor budaya di Nias Selatan.
Dorong Status Cagar Budaya Megalitikum
Dalam pertemuan tersebut, Wabup Yusuf Nache secara langsung memaparkan sejumlah agenda prioritas. Salah satu yang paling krusial adalah usulan peningkatan status cagar budaya untuk situs megalitikum Tundrumbaho dan Desa Hilisimaetano.
Tak hanya itu, Pemkab Nias Selatan juga menyoroti besarnya potensi daerah yang telah memiliki 1 Kawasan Cagar Budaya Nasional serta 14 Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Pemerintah daerah berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara maksimal.
Sinkronisasi Program hingga Undangan Resmi
Selain pengajuan peningkatan status situs budaya, pertemuan ini juga membahas sinkronisasi program pelestarian budaya yang berkelanjutan. Pemkab turut menyerahkan dokumen pemetaan potensi budaya berbasis kearifan lokal sebagai bahan pertimbangan kebijakan nasional.
Menariknya, dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan undangan resmi kepada Menteri Fadli Zon untuk berkunjung ke Desa Adat Bawomataluo, salah satu ikon budaya Nias Selatan, guna memberikan arahan langsung kepada masyarakat dan pemerintah daerah.
Respons Positif Kementerian
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyambut positif langkah proaktif Pemkab Nias Selatan. Ia menilai usulan yang disampaikan cukup komprehensif dan berpotensi besar dalam mendorong kemajuan kebudayaan daerah.
“Ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan wisata berbasis tradisi,” ujarnya.
Harapan ke Depan
Melalui pertemuan ini, Pemkab Nias Selatan berharap proses peningkatan status cagar budaya dapat segera terealisasi. Langkah tersebut dinilai penting, tidak hanya untuk perlindungan hukum, tetapi juga sebagai strategi memperkuat daya tarik pariwisata budaya di wilayah tersebut.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah pun diharapkan terus terjalin demi menjaga warisan leluhur sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Nias Selatan.










